Apa sih matriks itu? banyak yang mengira Matriks adalah Film xD, sebenarnya Matriks adalah bilangan di dalam kurung yang memiliki baris serta kolom (Pemahaman diri sendiri)
Matriks mempunyai ordo, ordo ini maksudnya adalah satuan ukuran matriks yang menyatakan banyak baris diikuti dengan banyak kolom, contoh matriks berikut
Matriks di atas memiliki ordo 2x3 karena memiliki 2 baris serta 3 kolom, hal ini juga berlaku pada ordo matriks lainnya, contoh matriks dengan ordo 4x5 maka memiliki 4 baris dan 5 kolom dsb, untuk mengingat notasi ordo saya biasanya menggunakan notasi baris (horizontal) x kolom (vertikal) agar lebih mudah menentukan ordo dari suatu matriks
Matriks sendiri mempunyai beragam jenis yaitu
a. Matriks Persegi
dengan kata lain matriks persegi adalah matriks yang mempunyai sifat jumlah baris = kolom, contoh 2x2, 3x3, 4x4

b. Matriks Diagonal
Matriks yang hanya memiliki angka pada garis diagonal utamanya
c. Segitiga
Matriks ini membentuk bangun segitiga pada elemennya, matriks segitiga dibagi menjadi 2
note: untuk menentukan segitiga atas / bawah lihat elemen yang terisi (tidak nol), jika diatas maka segitiga atas, dan berlaku sebaliknya
c1. Segitiga Atas
Matriks yang membentuk bangun segitiga pada bagian atasnya
c2. Segitiga Bawah
Matriks yang membentuk bangun segitiga pada bagian bawahnya
d. Identitas
Matriks ini akan membentuk garis diagonal (sama seperti matriks diagonal) namun elemen yang ada pada garis diagonal tersebut hanyalah angka 1 saja
Apa sih matriks itu? banyak yang mengira Matriks adalah Film xD,
sebenarnya Matriks adalah bilangan di dalam kurung siku [ ] yang
memiliki baris serta kolom (Pemahaman diri sendiri)e. Matriks Nol
Matriks yang semua elemennya bernilai nol
Operasi Matriks
Berikut sedikit penjelasan serta sedikit contoh operasi pada matriks, meliputi penjumlahan-pengurangan, perkalian dengan skalar, serta perkalian dengan sesama matriks
a. Pejumlahan - Pengurangan
Penjumlahan/pengurangan dapat dilakukan secara langsung pada elemen-elemen matriks jika sudah memenuhi syarat yaitu memiliki ordo yang sama, jika sudah memenuhi syarat tersebut maka dapat dilakukan penjumlahan yang seletak, contoh
b. Perkalian Matriks dengan Skalar
Untuk melakukan operasi ini diperlukan sebuah skalar yang merupakan sebuah bilangan yang akan dikalikan dengan matriks, contoh
note: k adalah skalar, a, b, c dan d adalah elemen matriks
c. Perkalian Dua Matirks
Untuk melakukan operasi perkalian ini diperlukan sebuah syarat yaitu kolom matriks harus sama dengan baris matriks
jika sudah sama, maka dilakukan perkalian dengan aturan sebagai berikut
d. Matriks Transpose
Operasi ini akan mengubah bentuk matriks, kolom menjadi baris dan baris akan menjadi kolom, contoh
Sifat Operasi Matriks
Berikut adalah sifat-sifat operasi pada matriks
- A + B = B + A (Sifat Komutatif)
- (A+B)+C = A+ (B+C) (Sifat Asosiatif)
- A + 0 = 0 + A = A (Sifat matriks 0, Identitas Penjumlahan)
- A + (-A) = - A + A = 0 (Sifat Negatif Matriks)
- K(A+B) = kA +IA (Sifat Distributif)
- (kI)A = k(IA) (sifat Asosiatif)
- IA = A (Sifat Perkalian)
Transformasi Elementer
- Penukaran tempat baris/kolom
baris ke-i dan baris ke-j, ditulis Hij(A)
kolom ke-i dan kolom ke-j, ditulis Kij(A)
- Mengalikan baris/kolom dengan Skalar l
Baris ke-i dengan Skalar l 0 Hi(l)(A)
Kolom ke-i dengan Skalar l 0 Ki(l)(A)
- Menambah baris/kolom dengan l kali baris/kolom
Baris ke-i dng l kali baris ke-j, Hij(l)(A)
Kolom ke-i dng l kali kolom ke-j, Kij(l)(A)
Determinan
Setiap matriks bujur sangkar selalu mempunyai suatu besaran skalar yang dinamakan dengan determinan yang dapat dihitung berdasarkan elemen-elemennya menurut rumus tertentu
Mencari determinan pada matriks 2x2, berlaku aturan di bawah ini
Jika matriks mempunyai ordo lebih besar dari 2x2 maka berlaku metode sarrus berikut
1. Mencerminkan kolom pertama dan kedua
4. Kemudian melakukan penjumlahan pada hasil perkalian diagonal sekunder dengan hasil perkalian primary
--fin





















Comments
Post a Comment